Artikel Sekolah
Relawan SPPG Minta Program MBG Tetap Berjalan Saat Libur Sekolah: Kami Kehilangan Penghasilan
Dipublikasikan oleh Perguruan Diponegoro Kisaran

Sejumlah relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyampaikan harapan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dijalankan meskipun sekolah sedang memasuki masa libur. Menurut mereka, penghentian sementara operasional dapur membuat banyak relawan dan tenaga kerja kehilangan sumber pendapatan yang selama ini diperoleh dari program tersebut.
Para relawan menjelaskan bahwa operasional SPPG melibatkan banyak pihak, mulai dari juru masak, tenaga distribusi, petugas kebersihan, hingga pemasok bahan pangan. Ketika kegiatan MBG dihentikan sementara, seluruh aktivitas tersebut ikut terhenti sehingga berdampak pada penghasilan para pekerja dan pelaku usaha yang menjadi bagian dari rantai pasok program.
Selain berdampak pada pekerja, relawan juga menilai penghentian sementara operasional dapat memengaruhi petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM yang selama ini rutin memasok kebutuhan bahan baku ke dapur SPPG. Berkurangnya permintaan dinilai berpotensi menurunkan omzet para pemasok yang telah menyesuaikan produksi untuk memenuhi kebutuhan program MBG.
Para relawan berharap pemerintah dapat mencari skema agar dapur SPPG tetap beroperasi selama masa liburan, misalnya dengan menyalurkan makanan bergizi kepada kelompok penerima manfaat lainnya atau melalui mekanisme distribusi yang disesuaikan dengan kondisi di masing-masing daerah. Dengan demikian, manfaat program tetap dapat dirasakan masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan pekerjaan para relawan.
Menurut mereka, Program MBG tidak hanya berfungsi sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga telah menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian lokal. Oleh karena itu, keberlanjutan operasional SPPG dinilai penting agar dampak ekonomi yang telah terbentuk tidak terhenti selama masa libur sekolah.
Para relawan berharap aspirasi tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ke depan. Mereka mendukung penuh keberlangsungan program sekaligus berharap kesejahteraan para pekerja, relawan, dan pelaku usaha yang terlibat tetap menjadi perhatian dalam setiap kebijakan yang diambil.